Issue‎ > ‎issue 26‎ > ‎

003.txt

ECHO MAGAZINE VOLUME X, ISSUE XXVI, PHILE 0x03.TXT
 ___                             
 )_  _ ( _   _  | __   o  _   _  
(__ (_  ) ) (_) |   )  ( ) ) )_) 
                |  (__      (_             

     Local & International News 
     az001 [at] echo [dot] or [dot] id


Sampai akhir tahun ini, banyak kejadian menarik yang terjadi di Indonesia serta
di luar Indonesia dan cukup membuat headline di berbagai media lokal maupun
internasional.

Selain pembajakan terhadap akun jejaring sosial yang marak terjadi saat ini,
serangan terhadap infrastruktur jaringan dan web defacement beberapa kali
terjadi.

Selain itu, serangan juga dialamatkan kepada beberapa situs security lokal,
termasuk echo.or.id :p.

Berikut ini kami rangkum kejadian-kejadian menarik dari pertengahan sampai
akhir tahun 2012 ini.

-----| IDSecConf 2012 Makassar

Pada Juni 2012, kegiatan tahunan IDSecConf 2012 kembali dilaksanakan dan kali
ini diselenggarakan di Makassar. IDSecConf kali ini dihadiri oleh sekitar 400
peserta dari beberapa kota dan salah satu peserta berasal dari Nabire, Papua.

Pada hari pertama peserta disajikan materi seputar UU ITE, OpenBTS, SSH Attack,
dan Mobile Hacking. Seperti biasa, di akhir kegiatan hari pertama ditutup
dengan diskusi panel yang bertemakan "Predator or Plagiator". 

Pada hari kedua peserta disajikan materi seputar IP Camera Hacking, Malware,
Mobile Application dan GSM Hacking. Selain itu pada hari kedua ini dilaksanakan
permainan hacking Capture the Flag dan ditutup kembali dengan diskusi panel. 

Sumber : catatan penulis


-----| Microsoft.ie, Yahoo.ie, Google.pk DNS Hijacking

Pada pertengahan 2012, beberapa situs seperti Microsoft.ie dan Yahoo.ie
berhasil dibajak oleh penyerang yang konon asalnya dari Indonesia.

Penyerang berhasil mengubah DNS record dari domain tersebut ke DNS Server milik
penyerang dan setelah itu dengan mudahnya mengubah tampilan dari situs
Microsoft.ie dan Yahoo.ie. Selain domain .ie tersebut, hmei7 juga melakukan hal
yang sama pada situs images.google.pk.

Sumber :
http://zone-h.org/mirror/id/18445815
http://zone-h.org/mirror/id/18447243
http://zone-h.org/mirror/id/18641851


-----| Serangan Infrastruktur Internet Israel

Anonymous kembali melancarkan serangan, kali ini korbannya adalah Infrastruktur
Internet Israel. Aksi ini dipicu oleh konflik yang memanas antara Israel dan
Palestina.

Di Indonesia sendiri, aksi web defacement dan DDoS juga dilancarkan terhadap
infrastruktur internet Israel.

IDSirtii selaku pengawas internet Indonesia kemudian memberi himbauan untuk
segera menghentikan aksi tersebut terkait adanya serangan balasan yang akan
terjadi terhadap infrastruktur internet Indonesia.

Pemerintah Israel sendiri juga telah menginformasikan bahwa sekitar 44 juta
serangan dilancarkan ke infrastruktur milik mereka.

Sumber : berbagai sumber


-----| Anonymous bocorkan data 5.000 pejabat Israel

Selain melancarkan aksi deface dan DDoS terhadap infrastruktur internet Israel,
Anonymous berhasil mengumbar informasi pribadi 5.000 pejabat Israel. Data
pribadi yang meliputi nama, nomor identias dan email pribadi itu disebar pada
situs Anonpaste.me.

Sebelum aksi ini, Anonymous juga sempat mengumbar data rahasia lebih dari 3.000
penyandang dana organisasi pro Israel.

Anonymous juga berjanji akan mengumbar beberapa data penting lainnya.

Sumber : berbagai sumber


-----| Nmap 6.25 dirilis

Pada November 2012, tim Nmap telah merilis versi terbaru dari Nmap, versi
terbaru dari aplikasi ini menawarkan dukungan yang lebih baik untuk Windows 8,
menambahkan beberapa protokol baru, serta banyak tambahan untuk os dan service
fingerprint.

Sumber : 
http://seclists.org/nmap-announce/2012/4


-----| Harga Kedelai Naik, Deptan pun diserang

Pada Juli 2012, situs Kementerian Pertanian RI berhasil diubah tampilannya oleh
penyerang.  Penyerang mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah melalui
aksi deface ini, berikut ini kutipan dari pernyataan penyerang tersebut : 

"Pak, negara ini ahli pertaniannya banyak.  Profesor di universitas-universitas
dan juga ipb kan banyak.  Presidennya juga doktor lulusan IPB, mbok ya apa-apa
jangan impor.  Masak Kedelai, Singkong, Buah-buahan, Beras, sampe Garam aja
milih impor.  Ganti aja nama departemennya jadi kementerian impor Republik
Indonesia.  Apa udah tinggal masa balik modal?.

Sial bener jadi rakyat, kemarin lombok dimahalin, manut.  Apa-apa dimahalin
manut juga.  Andalannya cuma tahu tempe, eh susah juga, apes-apes, makan apa
ya?"

Tidak diketahui siapa penyerang website Deptan ini, tapi yang pasti penyerang
adalah penggemar makanan tempe dan tahu :)).

Sumber: berbagai sumber


-----| Email Grup Bakrie dibobol, Kompas.com di deface

Pada akhir November 2012, sistem dan email grup Bakrie dikabarkan berhasil
dibobol. Salah satu akun email yang berhasil dibobol adalah milik Komisaris
Utama Bumi Plc, Samin Tan. 

Grup Bakrie sudah menunjuk Context Information Security untuk melakukan
investigasi terhadap akun email tersebut dan hasilnya diketahui bahwa sepanjang
Juli 2012 pembobol berhasil mengumpulkan informasi penting yang terdapat pada
akun email tersebut. 

Kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib, grup Bakrie juga telah
mencurigai beberapa nama pelaku dan sudah menyerahkannya ke pihak yang
berwajib.

Sementara itu penyerang yang menamakan dirinya Surabaya Blackhat berhasil
melakukan serangan terhadap Kompas.com, jika pembaca Kompas.com mengunjungi
halaman utama dari Kompas, pengunjung akan dibawa menuju halaman
SurabayaBlackHat.org.


Sumber: berbagai sumber


-----| Hacktivist GhostShell bocorkan 1.6 juta data

Awal Desember ini, Team GhostShell membocorkan 1.6 juta data dari beberapa
perusahaan dan pemerintahan di dunia.

Perusahaan yang berhasil dibobol meliputi perusahaan penerbangan,
nanotechnology, bank, pemerintahan, edukasi, militer, dan perusahaan yang
bekerjasama dengan penerbangan, pemerintahan dan militer.

Beberapa data dari aksi yang dinamakan #ProjectWhiteFox ini berhasil diunggah
ke pastebin, beberapa data diantaranya adalah milik NASA, European Space
Agency, dan Homeland Security.

Sumber : http://pastebin.com/agUFkEEa


-----| Data Pasien Rumah Sakit di "Sandera"

Penjahat cyber "menyandera" data pasien sebuah rumah sakit di Australia dan
meminta tebusan sekitar 4,200 USD. Penjahat ini berhasil mengambil data pasien
rumah sakit lalu mengenkripsinya.

Sementara itu, pihak rumah sakit sedang mencoba untuk mengembalikan data,
walaupun ada juga yang menyarankan agar pihak rumah sakit membayar tebusan
kepada penjahat cyber tersebut.

Sumber : berbagai sumber
Comments