Issue‎ > ‎Issue 03‎ > ‎

008.txt


	____________________   ___ ___ ________   
	\_   _____/\_   ___ \ /   |   \\_____  \  
	 |    __)_ /    \  \//    ~    \/   |   \ 
	 |        \\     \___\    Y    /    |    \
	/_______  / \______  /\___|_  /\_______  /
	        \/         \/       \/         \/ 


					    .OR.IDECHO-ZINE RELEASE
       03


== TINGKATAN MASYARAKAT HACKER ==

Author: MOBY (Echo staff) moby@echo.or.id || mobygeek@telkom.net
Online @ www.echo.orid :: http://ezine.echo.or.id

Catatan:  Artikel  ini  merupakan  saduran  dari  HACKER  STAGES v1.03
          r26MAR2000 dari ElfQrin (www.elfqrin.com)

          Beberapa bagian dari tulisan asli telah mengalami modifikasi
          dan  penyesuaian. Beberapa yang kurang tepat juga telah saya
          hapus  dan  saya  sesuaikan  relatif  terhadap pendapat saya
          sendiri. Mohon maaf.

          Pada  dasarnya,  setiap  pelaku TI atau praktisi hacking itu
          sendiri   mendefenisikan   konsep  'HACKING'  yang  berbeda.
          Tidak  tertutup kemungkinan untuk terjadi perbedaan pendapat
          terhadap  konsep  yang  di  makhsud,  namun   cukup  jadikan
          perbedaan pendapat sebagai sebuah kekayaan pemikiran.


Dalam  perjalanan  menuju  pendewasaan,  perubahan  pola  pikir  dan
kemampuan  teknik,  setiap  manusia yang memasuki wilayah hacking akan
melewati  beberapa  tingkatan.

1. Si Dungu
   Saya rasa tidak berlebihan untuk menyebut masyarakat pada tingkatan
   ini  dengan  istilah  dungu. Mereka hanya memiliki kemampuan teknis
   komputer  yang  rendah dan mengenal hacking dari surat kabar, bahwa
   hacker adalah seorang penjahat elektronik.
   Bahkan  beberapa  diantara mereka juga menulis di surat kabar dalam
   hal dan konsep yang sama.

2. Lamer
   Lamer   merupakan  sebuah  fenomenal  awal  remaja  yang  tertarik
   mempelajari  hacking.  Mereka  mempunyai kemampuan komputer standar
   dan sedikit lebih banyak mendapat informasi.
   Mereka  mencoba mencari petunjuk serangan praktis. Baik dari e-zine
   maupun  melalui  diskusi  IRC (Chatting). Serangan dilakukan dengan
   trojan,  sebuah  remote  administration  tool yang memberikan akses
   terhadap mesin yang telah terinfeksi.
   Lamer   juga  melakukan  benyak  hal-hal  tidak  berguna,  seperti
   tukar-menukar  nomor  kartu  kredit,  dan  tukar-menukar  password
   website porno komersial.
   Hacker  yang  kompeten,  atau  remaja  yang  berhasil  lolos  dari
   'seleksi  alam'  akan melalui masa ini dengan begitu cepat memasuki
   wilayah penuh keingintahuan.

3. Wannabe
   Wannabe  hacker  menganggap  hacking lebih sebagai philosophy, atau
   seni  kehidupan.  Mereka  mulai membaca teknik-teknik hacking dasar
   dan melakukan searching (pencarian) dokumen-dokumen hack yang lebih
   serius.  Wannabe  telah  menunjukkan  antusiasnya dalam hacking dan
   mulai meninggalkan dunia lamer yang penuh kebodohan.

4. Larva
   Perjalanan   penuh   perjuangan  menjadi  kupu-kupu.  Larva  telah
   disibukkan   dengan   berbagai  pertanyaan  bagaimana  benda-benda
   bekerja  ?  Bagaimana  dunia  bekerja. Larva adalah step terpenting
   dalam  pembentukan  jati  diri  hacker. Mereka menemukan cara untuk
   membuat eksploits sendiri. Mencoba melakukan penetrasi sistem tanpa
   melakukan  pengerusakan,  karena  mereka  tahu, pengerusakan sistem
   adalah  cara  termudah  bagi  mereka  (sysadmin  dan  polisi) untuk
   menangkap jejak sang larva.

5. Hacker
   Sebuah  keindahan,  naluri,  karunia  tuhan  terhadap  orang-orang
   yang  berjuang.  Akhirnya  tingkatan  tertinggi dari budaya digital
   telah dicapai. Sebuah dunia baru menanti. Dunia hacking !!
   
   Sesunguhnya  setiap  orang tidak akan tau kapan pastinya ia menjadi
   hacker.  Sama  halnya dengan anda tidak pernah tau pasti kapan anda
   tertidur.  Hal  terpenting  adalah  terus belajar dan mengembangkan
   pengetahuan.  Saat  anda beristirahat sejenak dan mengenang kembali
   .. anda telah menjadi hacker.


Kemampuan spesial.

Hacker   dalam   tahap  pendewasaannya  akan  mengalami  spesialisasi
skil/kemampuan. Mereka akan dikenal sebagai:

1. Wizard
   Yaitu  seseorang  yang  memiliki  pengetahuan  yang  begitu  banyak
   terhadap subyek tertentu.

2. Guru
   Seseorang   yang   tau  apapun  tehadap  subyek  tertentu.  Mereka
   mengetahui  fitur-fitur tak terdokumentasi. Trik-trik pengembangan,
   dan teknik-teknik mengalahkan keterbatasan - limit -


Hacker sejati mengenal kebodohannya dan terus mengembangkan diri untuk
mengatasi semua kebodohannya. Dan dalam perjalanan itu alam mengadakan
seleksi, siapakah yang mampu bertahan ?

rev:
 [1] http://www.ElfQrin.com/docs/HackerStages.html

EOF.

Greetz: ECHO-STAFF
        Y3DIPS, The_Day, Comex, z3r0byt3

        MinangCrew   Security   Team,  K-Elektronik,  IndoHack,  1st,
        renjana, n' semua portal security & hacking.

        My PHRIENDS: IPA 4, SMU 3 P##A## <-- CENCORED

        The  Girls:  Rizka,  Kiking,  Nike  (shut the ph##k up), Nadya
        (nenek  :P),  Silvia.  <--  Aku harap kalian puasa penuh bulan
        ini :P :P: P :)

        (C) 08 NOV 2003 by:

	   _____   ________ _______________.___.
	  /     \  \_____  \\______   \__  |   |
	 /  \ /  \  /   |   \|    |  _//   |   |
	/    Y    \/    |    \    |   \\____   |
	\____|__  /\_______  /______  // ______|
	        \/         \/       \/ \/       

	http://members.tripod.co.uk/geek0
	() ASCII Blue Ribbon.
	/\ Free Speech n' Thinking

 

Comments