Issue‎ > ‎issue 27‎ > ‎

002.txt

ECHO MAGAZINE VOLUME XI, ISSUE XXVII, PHILE 0x02.TXT
                               :|             ++           
                     :~~/ .::/ :::| ,::\ >::> :| :::\ :~~/ 
                     :::, `::\ :|:| `::/ <::< :| :|:| :::, 
                                                                   

     Pseudo-Random - Video kill the text file
     y3dips [at] echo [dot] or [dot] id



-----| Welcome Dusk!
 
Perlu gw akui kalo kali ini gw salah, mungkin ini bukan pertama kali
kami memundurkan jadwal rilis, tetapi ini adalah kali pertama kami
tidak punya materi artikel untuk dirilis, pada tanggal 1-3-13 dimana
harusnya kami merilis isu ini, kami hanya punya 3 artikel :-), 1
artikel merupakan kiriman yang kami anggap layak rilis dan 2 artikel
dari d.m0nk3y, jadilah kami mundurkan ke 31-3-13 dengan alasan
"tanggalnya lebih keren". Well, kamuflase seperti itu tidak membuat
kami merasa lebih baik, tetapi sesaat kami biarkan saja, dan kami angap
"blessing in disguise".

Mungkin pula ini bukan hanya permasalahan kami, mungkin ini juga
menjadi permasalah PHRACK yang sudah hampir 1tahun belum rilis (14
april) dan zine-zine berbasis "text file" lainnya, dimana ASCII-art
sudah tidak semenarik JPG yang di bungkus ke pdf(with exploit?) dan
lalu "video-based-tutorial" datang membunuh semuanya.

Ada alasan bagi kami (khususnya gw pribadi) menambahkan angka-angka di
depan kode-kode yang ada pada exploit/script di tiap artikel[1], jadi
jika anda ingin mencobanya anda perlu mengetikkannya atau jika mengkopi
paste anda tetap harus mengeditnya dan itu membuat anda mau-tidak-mau
membaca, dan jika dan hanya jika anda bisa membuatkan shell-command
untuk mem-filternya dengan bash-FU anda dan menghasilkan "clean
script", maka gw yakin anda tidak perlu dijelaskan panjang lebar hal
ini :-).

Ada sebuah artikel menarik dimana membaca buku itu selalu lebih baik
daripada menonton televisi[2] (versi-film-dari-buku), yang pertama dan
terpenting adalah membaca itu menciptakan imaginasi, dan menurut Albert
Einstein bahwa imajinasi itu jauh lebih berguna/penting dibandingkan
pengetahuan[3]. Sebagai contoh sederhana bagaimana televisi selalu
memaksa otak anda untuk meyakini sesuatu yang di visualisasikan
televisi dan diterima oleh mata anda, sehingga membuat otak malas untuk
berpikir.

			"Rewritten by machine and new technology, 
 	   		 and now I understand the problems you can see.[4]"
 
Well, mau atau tidak mau ini adalah gambaran kondisi dunia kita,
gambaran dimana nampang di video dengan topeng guy fawkes dan
meneriakkan "Tanggo Down" lebih menarik dibandingkan membuat untaian
kata berbasis ASCII dalam text-file. Era dimana setelah 1-2 menit
menonton video tutorial maka merasa sudah dapat melakukan seluruh yang
dilakukan di tutorial tersebut, bahkan sebelum anda mencobanya :|. 

Jadi, mari kita teriakkan Welcome Dusk!

-----| References

[1] http://ezine.echo.or.id/issue27/009.txt
[2]  "Why Are Books Always Better than the Movie Versions?"
     http://www.wisegeek.org/why-are-books-always-better-than-the-movie-versions.htm
[3] "Einstein Quote" http://en.wikiquote.org/wiki/Albert_Einstein
[4] The Buggles - Video Killed The Radio Star Lyrics
Comments