Issue‎ > ‎Issue 13‎ > ‎

003.txt


echo|zine, volume 4, issue 13 -----------------------[ Interview with the_hydra ]----------------------- -------------------------------------------------------------------------- ------------------------------[ echo|staff ]------------------------------ "Nothing is really like what it seems" --Burke, The Recruit (2003) -- -- -( Specification ) Handle/nick : the_hydra Real Name : Mulyadi Santosa Age of my body : (27*365) hari minus 2 minggu ;) Urlz : wah gak ada gue, tapi monggo baca-baca http://www.geocities.com/paul_phoenix2779/openmosix_dojo/ Computers spec : Redhat 9 and Fedora Core 2 on top of Athlon XP Work as : Freelance writer, freelance IT consultant Place : Sidoarjo -- -- -( Favorite things ) Music : Pop, R&B, techno, rock, jazz. Bandz/singer : Linkin Park, Backstreet Boys, 50 Cent, Nelly, etc Movies : - Matrix Trilogy (favorit scene, Burly Brawl--Neo vs puluhan Smith) - Equilibrium (belum nonton? kalo gitu cepetan nonton! Gun Kata is cool!) - Batman Begins - Game of Death (original scene) - Kill Bill vol 1 & 2 (film otre bikinan Mr Quentin Tarantino) Books : Dare to Fail (Billy Liem) Game : Tekken 3, Virtua Fighter 2 & 3, King of Fighter, Splinter Cell, Hitman. -- -- -( Words ) - "Using no way as way, having no limitation as limitation" Bruce Lee, Tao of Jeet Kune Do. - "Why do we fall, Bruce?" "So we can learn to get up" Thomas Wayne, Batman Begins (2005) - "Ilmu komputer itu seperti bela diri, harus meresap sebagai gerakan alami, bukan sebagai urutan yang kaku" (quote ini tiba-tiba nongol di otak gue ;) ) - "Think globally, act locally" -- -- -( Shoutz & Greetz ) - To GOD, for the guidance, inspiration, ideas, enlightenment You gave to me. - Mom, Dad, for taking care of me all this time. - My little brother, for being a brother. - To my past lecturers, thanks for sharing your knowledge, walau kadang dosennya jam karet dan males-malesan pas ngajar :) - To Pak Made Wiryana, for his remote guidance when I worked on my final project at the university. - My friends on several IRC forums. Thanks for the chat and the valuable discussion - To my PC, for being a partner and a testbed ;) -- -- -( Short words about Hacker ) Lho, gue bukan hacker, bisanya cuma nulis ama dikit-dikit ngoprek, that's it ;) Jadi definisi hacker menurut gw (sorry kalo rada absurd) adalah orang yang suka mengotak atik suatu instrumen dan menjadikannya sebagai "real passion" (susah meng-Indonesiakan kalimat ini, anggep aja artinya mirip kaya' junkiez sehari aja gak nenggak ecstacy, rasanya ada yang kurang) . Tapi gw prefer julukan lain yang lebih elegan, yaitu NTST --> Ngoprek Terus Sampe Tuwo ;) (awas lali kawin) -- -- -( I want to be... ) - World class writer. - A project leader of a well known open source project. - A successful businessman (lagi merintis...) -- -- -( Interview ) Q: Halo, kok sebelumnya belum pernah denger nama anda di jagad hacker Indonesia? A: Ya jelas, wong memang bukan hacker :) Jadi anggap aja ini salam perkenalan. Q: Apa filosofi dibalik nick the_hydra? A: Hydra itu adalah monster ular berkepala seratus di mitologi Yunani, pada akhirnya mati di tangan Hercules. Hydra ini punya keunikan, jika kepalanya dipotong, maka dari tempat ditebasnya itu akan tumbuh dua kepala baru. Ini adalah simbol ideal bagi saya untuk selalu membangkitkan semangat baru, jadi gagal, coba lagi, gagal coba lagi sambil terus evaluasi diri. Selain itu, hydra adalah simbol yang melambangkan paralelisme. Kepala ratusan melambangkan paralel processing, alias banyak "kepala" yang sekaligus menganalisa suatu masalah. Pas ama interest saya, yaitu clustering. Q: Sering baca echo zine? A: Baru edisi #12 aja yang gw baca. Q: Komentar soal echo zine? A: Not bad. Free e-zine di Indonesia memang perlu digalakkan di Indonesia, tapi memang masalahnya tinggal bagaimana menarik minat external contributor untuk mengirim artikel (syukur-syukur kualitasnya bagus-bagus semua). Jadi jangan sampai hanya segelintir orang tertentu aja yang nulis dan lainnya pasif, kalo sampai seperti itu, sepertinya akan cepat membosankan dan pada akhirnya tidak menjadi berkembang. Q: OS favorit? A: Linux. Tapi gue masih pake Windows XP. BSD mau coba as soon as possible. Q: Sudah lama memakai Linux? A: Sejak awal 1999. Distro pertama yang gue pakai saat itu Redhat 5.2. Sempat kelimpungan karena awalnya tidak terbiasa dengan aturan-aturan UNIX, tapi lama-lama jadi second nature. Sampai sekarang, si topi merah masih gue anggap distro yang terbaik. Sempat pindah ke Mandrake saat Redhat rilis versi 7.1 yang membundle buggy gcc. Tapi begitu ada announce Redhat 9 yang merupakan distro pertama yang menggunakan NPTL (Native POSIX Threading Library), gue migrasi lagi ke Redhat. Sekarang gue pake Redhat 9 dan Fedora Core 2 untuk mewakili "jalur" kernel 2.4.x dan 2.6.x. Q: Aplikasi Linux yang sering dipakai apa saja? A: - MUA : KMail - Office Suite : Open Office - Browser : Konqueror, Mozilla, Firefox - Terminal emulator : xterm, Konsole, aterm, Gnome terminal - Editor : vim, kwrite, mcedit - Code explorer : cscope (diintegrasikan dengan vim) - Multimedia : XMMS, Xine, MPlayer. - Virtual Machine : Qemu, User Mode Linux. Mau coba Xen ASAP. Jadi seperti yang anda lihat, hampir semua operasional saya bisa ditangani sistem GNU/Linux. Cuma yang satu yang kurang, game :) Q: Apakah anda berpikir, semua orang Indonesia harus memakai Linux? A: Saya rasa tidak perlu sampai sejauh itu. Indonesia Goes Open Source, it's fine, tapi kalau itu diartikan "semua harus pake open source" ya lihat-lihat dulu dipakai untuk situasi yang bagaimana, dalam konteks yang bagaimana, apakah cost effective, dan seterusnya. Dalam konteks mengenalkan Linux sebagai sistem operasi alternatif, itu memang harus secara kontinyu dilakukan. Jika tidak, masyarakat Indonesia akan berpikir bahwa sebuah OS itu bersifat "one size fits all" alias "hidup mati setia denganmu" atau "apa pun makannya, minumnya Teh botol Windows". Pemikiran yang seperti ini yang harus dibasmi, jadi bukan Windowsnya yang dibasmi. Pake Windows fine-fine aja kok dan sangat disarankan memakai yang licensed. Sosialisasi yang sama juga harus dilakukan untuk sistem operasi lain, semisal *BSD, MacOS atau Solaris. Q: Anda penulis kan? Topik apa yang sering anda bahas? A: Well, biasanya soal penggunaan Linux sehari-hari. Pernah nulis soal cara install Fluxbox, cara pakai cron, trik menggunakan strace untuk mencari sumber bug dan seterusnya. Jadi tidak ada satu topik spesifik yang menjadi materi bahasan rutin. Sesekali juga nulis yang menjadi interest utama gue, yaitu clustering. Q: Clustering? Apa itu? A: In simple word, clustering itu adalah teknik untuk menyatukan tenaga komputasi dua atau lebih unit komputasi menjadi satu entitas komputasi tunggal. Karena clustering itu umumnya menggunakan PC IBM Compatible, maka sering disebut sebagai PC Clustering. Ini adalah cara yang murah untuk membuat suatu konfigurasi mesin dengan kecepatan komputasi tinggi (sekian puluh atau ratusan kali lipat PC biasa). Awalnya clustering ini adalah riset NASA di tahun 1996 dengan nama project Beowulf. Penelitinya adalah Dr Donald Becker (sekarang CTO Penguin Computing) dan Dr Thomas Sterling (dosen/peneliti di Caltech). Konfigurasi cluster pertama hasil riset ini adalah 16 PC berbasis 486 DX-2 yang dihubungkan dengan Fast Ethernet. Itu berarti total raw speed yang didapat = 16 * 50 MHz= 800 MHz, lumayan cepat untuk masa itu. Q: Dari mana sumber inspirasi untuk menulis? A: Macam-macam, tapi kebanyakan dari tulisan orang lain, diskusi di IRC, posting-posting di milis atau setelah mencoba suatu program baru. Pernah juga karena ketertarikan ke suatu aspek di sistem operasi, lalu berniat untuk mengulas. Tapi ujung-ujungnya selalu sama, perlu diriset dan dilakukan experiment lebih lanjut supaya tulisan menjadi lebih berbobot. Ini juga supaya gue paham luar dalam akan apa yang hendak ditulis. Q: Ada misi tertentu yang ingin anda capai dengan profesi anda sebagai penulis? A: Saya berharap pemikiran-pemikiran saya yang tertuang dalam setiap tulisan saya berguna buat orang lain, syukur-syukur bisa jadi sumber inspirasi mereka dalam apapun kegiatan mereka, atau bahkan mungkin mendorong orang lain jadi penulis. Misi lain adalah ingin "mewarnai" dunia IT Indonesia dengan pemikiran dari pribadi seorang Mulyadi Santosa. Syukur-syukur kalau bisa sekalian di level Asia atau bahkan dunia. Q: Apa pendapat Anda tentang kelompok yang melakukan vandalisme di dunia maya? A: Kasihan aja. Beneran...coba pikir, pinter kok merusak? Kan mestinya bisa digunakan kepinterannya untuk hal-hal positif. Mereka melakukan vandalisme, itu pilihan mereka, tapi percayalah ini mendatangkan karma buruk. Daripada berbuat vandal, kenapa gak mending jadi kontributor buat echo-zine? Atau apa gitu, bersih-bersih got di RT dia mungkin? Dan bagi yang belum atau pernah diisengi ama cracker, "waspadalah, kejahatan tidak selalu karena niat pelakunya, tapi karena ada kesempatan. WASPADALAH! WASPADALAH!" Q: Siapa tokoh yang paling anda kagumi, mengapa? A: - Linus Torvald. Alasannya, niat banget bikin OS free ;) Untung jadi pegawai di Transmeta dan OSDL, kalo gak kayaknya susah juga dapet duitnya - Donald Becker. Tanpa beliau, tidak akan ada PC cluster. - Bruce Lee. Membawa perubahan pada pakem gerakan kungfu sekaligus menciptakan konsep bela diri baru yang disebut Jeet Kune Do. Contoh ideal orang yang berpikir out of the box. - Con Kolivas. Kagum banget ama beliau sih enggak, cuma heran aja, dokter anestesi tapi oprekan di kala senggangnya kernel level scheduler, memory management ama timer programming. Nganggur or maniak? Just check http://kernel.kolivas.org - Dan Aloni, pembuat coLinux. Young, talented and genius. Umur 19 udah bikin coLinux, suatu inovasi yang jarang dilakukan pemuda seumurannya. - Marcelo Tosatti. Maintainer Linux kernel 2.4.x. Umurnya masih muda saat jadi maintainer (kalo gak salah umur 17), tapi so far bekerja cukup baik. Tidak mudah menjadi maintainer suatu program yang besar dan kompleks seperti kernel, belum lagi berhadapan dengan orang-orang yang kadang "memaksakan" idenya agar diterima. Butuh skill manajerial yang prima. Q: Jika anda diberi kesempatan terlahir kembali, anda ingin menjadi siapa? A: Boleh gak ya jadi Mulyadi rev 2.0.0? ;) Balik jadi gue lagi aja deh kalo bisa, jadi biar ada kesempatan "mengulangi" hidup tapi dengan approach alternatif. Siapa tahu misal di kehidupan sekarang jadi penulis, di versi 2 jadi tukang soto dan di versi 3.0.0 jadi Don Juan de Marco ;) ? Q: Tukang soto? Serius? A: Pertanyaan balik, apa gak boleh orang IT jadi pedagang soto? Kalau konteksnya untuk cari nafkah, sah sah aja kan? Tapi jelas jualan soto bukan saluran yang pas untuk ekspresi keilmuan informatika. Toh sambil jualan, nulis masih bisa lanjut kan? Cocok untuk skema subsidi silang, hasil jualan soto untuk menunjang riset, sebaliknya fee nulis buat modal jualan soto, he..he..he..he. Q: Last, ada pesan-pesan untuk pembaca setia Echo-zine? A: Hiks, terharu gue diminta nulis pesan-pesan, padahal surat wasiat aja belum pernah bikin :))) But anyway, here they are: - Pacu terus kreativitas dengan sebanyak mungkin mencoba dan mempelajari hal baru - Jangan takut membuat kesalahan. Salah itu biasa, yang gak biasa itu kalau udah tahu salah, berikutnya masih diulangi. Cah gemblung iku jenenge ;) - Budayakan berdiskusi secara sehat. Ini adalah kelemahan utama orang Indonesia (yes, that includes me). Terimalah saran orang lain secara objektif, sebaliknya utarakan juga pendapat anda dengan cara yang baik. - Jika anda merasa mendapat suatu ilmu dari suatu komunitas, usahakan untuk berkontribusi balik. Sering orang beralasan "Wah, bisa kontribusi apa gue? Gue mah cuma newbie". Alasan ini tidak tepat, karena kontribusi itu bisa macam-macam bentuknya. Bahkan sekedar mengetes software rilis terbaru dan melaporkan bug itupun sudah merupakan kontribusi. Surprised? I hope not.
Comments